PUBG 2.0 Resmi Diumumkan, Gunakan Unreal Engine 5!
article • Unpublished
PUBG 2.0 Resmi Diumumkan: Revolusi Battle Royale dengan Unreal Engine 5
Krafton, pengembang di balik PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG), mengguncang dunia gaming dengan pengumuman resmi PUBG 2.0 pada Agustus 2025. Game ini, yang dijadwalkan rilis pada akhir 2026, akan menggunakan Unreal Engine 5 untuk menghadirkan pengalaman battle royale yang lebih modern dan imersif. Pengumuman ini disambut hangat oleh komunitas gaming di Indonesia, yang telah lama menantikan pembaruan besar untuk game yang mempopulerkan genre battle royale.
Fitur Utama PUBG 2.0
Visual Berbasis Unreal Engine 5: PUBG 2.0 memanfaatkan teknologi Unreal Engine 5, seperti Lumen untuk pencahayaan dinamis dan Nanite untuk geometri detail tinggi. Trailer pengumuman menampilkan peta baru dengan hutan lebat, kota futuristik, dan efek cuaca realistis seperti hujan dan kabut, yang membuat dunia game terasa hidup. Pemain Indonesia, yang sering bermain di peta seperti Erangel dan Miramar, dapat menantikan visual yang jauh lebih tajam.
Gameplay yang Diperbarui: PUBG 2.0 akan mempertahankan inti gameplay battle royale—100 pemain bertarung hingga satu tim atau individu tersisa—tetapi dengan mekanik baru seperti sistem looting yang lebih cepat, gerakan parkour, dan interaksi lingkungan (misalnya, menghancurkan dinding tertentu). Krafton juga memperkenalkan mode baru, seperti objektif berbasis tim, untuk menarik pemain kasual dan kompetitif.
Peta dan Kustomisasi: Selain peta baru, PUBG 2.0 akan menghadirkan kembali peta klasik seperti Erangel dan Sanhok dengan visual yang ditingkatkan. Pemain dapat menyesuaikan karakter dengan lebih detail, termasuk pakaian dan aksesori yang terinspirasi dari budaya Asia, yang kemungkinan akan disukai oleh komunitas Indonesia.
Cross-Platform dan Performa: Game ini akan mendukung cross-play antara PC, konsol, dan bahkan perangkat mobile dengan kontrol yang dioptimalkan. Krafton menjanjikan performa yang lebih stabil, dengan target 60 FPS pada konsol generasi terbaru dan optimasi untuk perangkat kelas menengah, sehingga pemain Indonesia dengan berbagai perangkat dapat menikmati game ini.
Dampak dan Harapan di Indonesia
Sejak peluncuran PUBG Mobile, Indonesia telah menjadi salah satu pasar terbesar untuk franchise ini, dengan jutaan pemain aktif dan turnamen esports lokal yang ramai. Pengumuman PUBG 2.0 memicu diskusi di X, dengan penggemar Indonesia memuji penggunaan Unreal Engine 5, tetapi juga meminta Krafton untuk memperbaiki masalah seperti cheating dan stabilitas server di wilayah Asia Tenggara.
Krafton berencana mengadakan fase beta tertutup pada awal 2026, dengan slot khusus untuk pemain dari Indonesia, mengingat popularitas game ini di sini. Dengan PUBG 2.0, Krafton bertujuan untuk merebut kembali mahkota genre battle royale dari kompetitor seperti Fortnite dan Warzone, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih modern bagi penggemar setia di Indonesia dan global.