Loading...
Home / Articles & Guides / Assassin’s Creed Hexe Bocor

Assassin’s Creed Hexe Bocor

articleUnpublished

Assassin’s Creed Hexe Bocor
Assassin’s Creed Hexe: Kebocoran Mengejutkan dan Misteri Era Penyihir Assassin’s Creed Hexe, salah satu proyek ambisius Ubisoft dalam roadmap seri Assassin’s Creed, telah menjadi topik hangat setelah kebocoran besar-besaran pada awal 2025. Meskipun dijadwalkan rilis pada 2026, cuplikan gameplay dan detail cerita yang bocor telah memicu antusiasme besar di kalangan penggemar, termasuk komunitas gaming di Indonesia. Game ini menjanjikan pengalaman yang lebih gelap dan berbeda dari entri sebelumnya, dengan fokus pada era perburuan penyihir di Eropa abad ke-16. Fitur Utama Assassin’s Creed Hexe Latar Era Perburuan Penyihir: Hexe berlatar di Kekaisaran Romawi Suci pada abad ke-16, di tengah masa perburuan penyihir yang penuh ketegangan. Kota-kota Jerman yang kelam, hutan-hutan misterius, dan kastil-kastil tua menjadi latar utama, menciptakan suasana horor yang belum pernah ada di seri Assassin’s Creed. Bocoran menyebutkan bahwa game ini akan mengeksplorasi konflik antara Assassin dan Templar dalam konteks kepercayaan supernatural dan paranoia masyarakat. Protagonis dan Gameplay Unik: Protagonis utama, yang dikabarkan bernama Elsa, adalah seorang Assassin wanita dengan kemampuan yang terinspirasi dari mitos penyihir. Bocoran gameplay menunjukkan fear system, di mana Elsa dapat memanipulasi ketakutan musuh untuk menciptakan gangguan, seperti membuat penjaga melarikan diri atau memicu halusinasi. Sistem ini memperkaya elemen stealth, yang menjadi fokus utama dibandingkan pertarungan terbuka. Dunia yang Padat: Berbeda dari dunia terbuka luas seperti Assassin’s Creed Valhalla, Hexe menawarkan dunia yang lebih kecil namun sangat detail, dengan lingkungan yang interaktif. Pemain dapat menjelajahi pasar malam, gereja-gereja gothic, dan katakombe bawah tanah, dengan siklus siang-malam yang memengaruhi perilaku NPC. Visual dan Suasana: Menggunakan mesin grafis AnvilNext terbaru, Hexe menjanjikan visual yang memukau dengan efek kabut, pencahayaan dramatis, dan animasi karakter yang realistis. Bocoran cuplikan gameplay menampilkan adegan Elsa menyelinap di hutan berkabut, menciptakan suasana mencekam yang disambut positif oleh penggemar di X. Respon Komunitas dan Ekspektasi Komunitas gaming Indonesia, yang aktif di platform seperti X dan Discord, sangat antusias dengan pendekatan horor Hexe. Banyak yang membandingkannya dengan Assassin’s Creed III karena nuansa kelamnya, tetapi dengan sentuhan modern. Namun, beberapa penggemar khawatir bahwa fokus pada elemen supernatural bisa menyimpang dari akar sejarah seri ini. Ubisoft telah menegaskan bahwa Hexe tetap setia pada lore Assassin’s Creed, dengan elemen seperti Pieces of Eden yang diintegrasikan ke dalam narasi penyihir. Di Indonesia, penggemar berharap Ubisoft menyediakan terjemahan bahasa Indonesia yang lebih lengkap untuk dialog dan teks, mengingat popularitas seri ini di kalangan pemain lokal. Dengan rencana peluncuran pada 2026, Hexe diharapkan menjadi salah satu entri paling inovatif dalam sejarah Assassin’s Creed, membawa pengalaman baru bagi pemain di seluruh dunia.